SMA Muhammadiyah Al Kautsar Program Khusus (PK) Kartasura (Smalka) menggelar kegiatan rutin tahunan, yaitu Taruna Melati. Acara ini digelar di Bumi Perkemahan Segoro Gunung, Rabu-Kamis 26- 28 Juni 2024.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat kaderisasi organisasi Hizbul Wathan. Peserta Taruna Melati dapat menjadikan kegiatan ini sebagai wadah dalam melatih kepemimpinan dalam berorganisasi, dan dapat memahami lebih dalam tentang Hizbul Wathan.

Acara ini diselenggarakan oleh peserta didik kelas 12 yang termasuk bagian inti dalam organisasi Hizbul Wathan di SMA Muhammadiyah Al Kautsar Program Khusus Kartasura. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencari kader Hizbul Wathan selanjutnya. Keberhasilan jalannya kegiatan ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia Taruna Melati sebagai penompang utama berjalannya kegiatan Taruna Melati tahun ini.

Ketua Panitia kegiatan Taruna Melati Rakanda Muhammad Fairuz Dhiyaulhaq Mengharapkan dengan digelarnya acara ini para peserta mampu menerapkan ilmu yang didapatkan dikehidupan sehari-hari.  

“Digelarnya acara taruna melati ini, menurut saya sangat bagus dan tepat karena dapat melatih jiwa kepemimpinan, solidaritas, serta kerja sama, dengan melatih itu kita bisa membentuk pribadi yang berjiwa kepemimpinan dan memiliki solidaritas yang tinggi antar sesama makhluk hidup.” Ungkap Rakanda Fairuz.

Kegiatan ini sengaja digelar bertujuan bukan hanya untuk mendapatkan ilmu baru, melainkan  juga dapat merasakan arti kebersamaan dengan teman-teman.

“perasaan saya setelah mengikuti kegiatan taruna melati tentunya menyenangkan apalagi banyak waktu luangnya yang bisa di pakai buat ngobrol dan bertukar cerita, dan ilmu yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan taruna melati seperti cara survival/bertahan hidup jika tersesat di alam bebas.” Ucap Rakanda Panji selaku peserta Taruna Melati.

Menggelar acara di alam bebas sudah pasti tidak akan luput dari kondisi yang sangat berbeda dengan kehidupan sehari-hari.

 “Kesulitan yang paling besar adalah beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang jauh berbeda dengan keseharian saya, seperti cuaca yang tidak menentu hingga suhu dingin di malam hari. Diluar itu menurut saya kesulitan lain masih bisa dihadapi dan ditangani bersama teman dan dampingan para panitia.” Ucap Ayunda Arya selaku peserta Taruna Melati.

By: Nabila

-SMALKA Media Team-